Sejumlah warga Jawa Barat memilih sejumlah tokoh yang layak menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat pada Pilkada Jawa Barat 2018, melalui sebuah survei yang diselenggarakan Lembaga Indonesia Strategic Institute (Instrat). Menariknya, nama aktris sekaligus Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Desy Ratnasari mendapat suara tertinggi sebagai calon kandidat Wakil Gubernur Jawa Barat 2018.
"Saya mengapresiasi survei yang dilakukan dan alhamdulilah jika hasilnya menyatakan demikian," tutur Desy saat dihubungi Tempo, Rabu, 18 Januari 2017.
Namun saat ditanya apakah dirinya siap menjadi Wakil Gubernur Jawa Barat 2018 wanita kelahiran Sukabumi ini lebih memilih fokus pada pekerjaannya saat ini. "Saat ini saya belum memutuskan hal apapun selalin fokus menjalankan tugas sebagai anggota DPR RI," ucap dia.
l
Berdasarkan hasil survei terbaru Indonesia Strategic Institute (Instrat), pelantun lagu pop Tenda Biru itu menempati urutan teratas sebagai calon Wakil Gubernur Jawa Barat dengan suara 33,4 persen. Desy mengungguli calon lain, seperti Dede Yusuf yang memperoleh 26,2 persen, Rieke Diah Pitaloka 23,1 persen, dan istri Gubernur Jawa Barat, Netty Heryawan, 15,3 persen.
Menurut Direktur Eksekutif Instrat Jalu Priambodo, Desy memiliki sejumlah keunggulan dibanding tokoh lain. "Responden, misalnya, menilai Desy Ratnasari sebagai sosok muda yang sopan dan santun, juga dianggap bersih," ujarnya, Senin, 16 Januari 2017.
DPW PAN Jabar memberikan sinyal paling kuat kepada Dessy Ratnasari untuk maju di Pilgub Jawa Barat 2018. Soalnya, Desy dinilai memiliki pengalaman dan kemampuan yang cukup baik di dunia pemerintahan. "Desy itu S2 Psikologi. Selama ini dia juga bagus dan sering turun ke bawah. Ke partai juga aktif termasuk aktif juga di DPR RI," kata dia.
DPW PAN Jawa Barat tampaknya tidak keberatan jika Desy hanya menempati posisi sebagai pendamping. Herri Dermawan, Sekretaris DPW PAN Jawa Barat mengatakan sudah memiliki beberapa usulan nama tokoh yang akan disandingkan dengan Desy. Nama Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menjadi salah satu incaran.
"Sangat mungkin dengan kang Ridwan Kamil. Siapapun juga sangat mungkin. Tapi nanti keputusannya sama DPP," tutur dia.
EmoticonEmoticon